Rabu, 19 Maret 2025

Konsep Kawin

Konsep rumah tangga menurut saya adalah Perusahaan yg didirikan oleh 2 org, dimana kedua nya HARUS menyusun visi misi perusahaan (rumah tangga), dan mengambil langkah nyata untuk mencapai visi dan misi tersebut, sama-sama saling berusaha untuk jadi lebih baik daripada saat masih sendiri dulu. Hal ini agar perusahaan (rumah tangga) tersebut bisa jadi perusahaan yang besar dan maju, baik secara spiritual, keuangan dll.

Contoh secara spiritual misalnya saat masih single masing-masing masih belum melaksanakan shalat lima waktu, namun ketika sudah berumah tangga shalat lima waktu dan shalat sunnah bisa dikerjakan bersama-sama.
Contoh dalam pengelolaan keuangan misalnya saat masih single hidup boros dan tidak punya aset, kemudian saat berumah tangga pasangan mengatur keuangan bersama sehingga bisa punya banyak tabungan dan aset.

Yang namanya perusahaan pasti ada mengalami pasang surut, disaat keadaan seperti itu maka kedua orang pendiri perusahaan tersebut harus bisa saling menguatkan dan saling bertukar fikiran mencari solusi (tanpa saling menyalahkan satu sama lain) agar perusahaan tersebut bisa bangkit kembali.

Diperusahaan tersebut kedua pendirinya saling berbagi tugas dan tanggung jawab masing-masing dimana tugas yang lebih besar dibebankan kepada salah seorang yang jadi pemimpin perusahaan tersebut (suami). Dimana sang pemimpin harus lebih banyak ilmu dan pengalamannya dibanding partnernya (istri). Sang pemimpin ibadahnya harus lebih banyak, ilmu dunia nya pun harus lebih banyak, seperti manajemen emosi ataupun ilmu-ilmu lain yang berguna demi kemajuan perusahaan (rumah tangga) tersebut.

Ketika sebuah perusahaan sudah maju dimana visi misi keduniaan dan keakherat sudah tercapai, selanjutnya bisa lebih fokus lagi menikmati hidup dalam beribadah.

Terakhir hal yang penting bagi lelaki atau pemimpin. Fondasi awalnya adalah agama atau ketaatan. Namun, walaupun agama menjadi basic tapi bagaimanapun juga kita hidup didunia tetap perlu materi. Karena itu seorang lelaki menurut saya harus belajar ilmu keuangan dan investasi supaya bisa lebih tenang dalam berumah tangga (next artikel mungkin akan saya bahas lebih mendalam).

Rabu, 26 Februari 2025

Pesona sambal terasi dan ikan asin bagi peserta latsarmil

 

Pertengahan mei sampai pertengahan september 2022 saya mengikuti pendidikan latsarmil komponen cadangan atau komcad atau tni-kc dirindam mulawarman banjarbaru.

Selama disana kami dididik secara militer supaya disiplin, termasuk disiplin dalam hal makan.

Setelah sholat subuh kami senam kemudian makan pagi. Makan siang kami pukul 13.00 wita setelah lari siang. Dan makan sore sebelum magrib.


Menu makan tni sudah diatur sedemikian rupa dan sudah diperiksa oleh ahli gizi dari tni. Saya sempat terkejut dengan menu makan disini yang menurut saya menunya 


hanya itu-itu saja. Setiap pagi menu makannya adalah telor, walaupun tiap hari berubah masakannya. Siang hari kami makan ayam, walaupun sesekali kami makan daging. Kemudian pada malam hari kami makan ikan. Walaupun sayurnya tiap hari juga ganti-ganti, tetapi tetap saja rasa bosan menghampiri kami.


Karena bosan, tidak jarang teman-teman saya minta kirimin makanan sama keluarganya. Dan dari pengamatan saya kiriman yg bnyk adalah sambal.

Karena dimenu makan kami tidak pernah ada sambal. Sedangkan lidah orang indonesia, rata-rata sudah terbiasa makan dengan sambal. Tanpa sambal rasanya ada yang kurang, sehingga banyak dari peserta latsarmil yang minta dikirimi sambal oleh keluarganya.


Terkadang ada beberapa dari kami yg memesan sambal sachet kepada teman-teman yang akan berkunjung tiap hari minggu. Dimana satu renteng sambal bisa habis dalam sehari karena dibagi juga sama teman-teman yang lain. 


Saya sendiri pada suatu masa disaat saya sudah sangat-sangat bosan menu makanan disini saya jadi kangen dengan ikan asin bikinan ibu saya, yaitu Ikan asing telang masak asem atau dalam bahasa banjar kami menyebutnya iwak karing masak asam. Saya minta dikirimi sebanyak setengah kilo dan dibungkus dalam toples plastik, kemudian saya simpan dalam lemari buat dimakan sedikit demi sedikit.

Pada saat makan siang saya mengambil ikan asin tadi sedikit buat saya dan teman yang nanti satu meja makan sama saya. 


Dan mereka sangat antusias saat saya berbagi sedikit ikan asin tadi, mereka sangat suka dan sangat lahap makan siang itu.


Dihari hari berikutnya setiap makan mereka menanyakan kepada saya apakah ikan asin itu masih ada. Tapi saya mengatakan bahwa sudah habis. Entah kenapa saya yang biasanya suka berbagi dengan orang lain, untuk kali ini saya sedikit kikir dengan ikan asin masak asam tersebut. Karena saya merasa makan ini sangat enak, dan membuat saya makan lebih banyak dari biasanya.


Namun, mereka seperti tidak percaya dengan perkataan saya tadi. mereka curiga dan seperti memata-matai saya ketika saya membuka lemari sebelum berangkat ke ruang makan, mereka yakin 


saya masih ada menyimpan ikan asin disana.


Memang ikan asin sudah jadi primadona diindonesia, orang sangat menyukainya walaupun rasanya asin tapi gurih. Kita yang sering makan manis atau pun pedas pas kadang-kadang merasakan rindu dengan rasa asin.


Ditempat kami sendiri (kalsel) ikan asin disebut iwak karing (bahasa banjar). Selain iwak karing masak asam (ikan asin telang), iwak karing sapat (ikan sepat) juga jadi salah satu ikan asin populer disini.


Didaerah saya, Ikan asin jadi menu wajib jika ada gotong royong warga satu hari sebelum acara perkawinan. Dan setiap makan pakai ikan asin, jarang ada warga yang makannya sedikit. Entah kenapa ikan 


asin selalu bisa meningkatkan nafsu makan kami semua.

Menurut saya menu sederhana yang paling enak adalah nasi putih dicampur dengan ikan asin yang sudah digoreng dan sedikit sambal terasi. Jika makan dengan menu tersebut biasanya saya menghabiskan 2 sampai 3 piring nasi.


Ikan asin pasti memiliki kenangan masing-masing pada tiap orang.

Di tiktok saya pernah menemukan kata-kata seperti ini : "seenak apa pun makanan yang pernah kucoba diperantauan tetap tidak bisa mengalahkan rasa ikan asin buatan ibuku"


Itulah ikan asin dan pesonanya yang menurut saya tidak bisa ditandingi oleh masakan apa pun.

Rabu, 27 Juli 2022

Pengen kuat mental ??

 Tips menguatkan mental

Dipandang sebagai orang yang bermental kuat adalah hal yang sangat membanggakan bagi setiap pria.

Menurut pemahaman saya kuat mental artinya selalu tenang dalam berbagai situasi dan tetap fokus pada tujuan yang ingin dicapai. Misalnya seorang atlet yang punya mental yang kuat itu akan tetap tenang meski dicemooh oleh supporter lawan, atau pun pada waktu dia tertinggal oleh lawan, dia akan tetap tenang dan fokus pada tujuannya untuk memenangkan pertandingan. 

Selain itu orang yang bermental kuat itu tidak pernah mengeluh, dia tetap menjalani kehidupan sesuai tujuannya.. Intinya orang yang kuat mental itu yaitu Orang yang TIDAK GOYAH dan TETAP FOKUS pada tujuannya walaupun dalam keadaan yang buruk atau pun baik.


Selain mudah ciut nyali nya, orang yang bermental lemah jua ada orang yang berani dan kuat, tapi mereka sering terpancing emosinya, sehingga tidak fokus pada tujuannya, dan membuat rencananya berantakan. Mereka berani tapi pengendalian emosi masih kurang sehingga mengganggu kegiatan mereka.


Berikut SALAH SATU cara yang ingin saya bagi untuk kamu yang ingin memiliki mental yang lebih kuat.


SELALU KELUAR DARI ZONA NYAMAN DAN SELALU TENTANG DIRI SENDIRI


Kamu harus terbiasa melakukan hal yang bikin kamu merasa nggak nyaman. Misalnya kamu terbiasa rebahan terus, cobalah untuk berolahraga, atau kamu tidak biasa bicara didepan orang banyak, cobalah untuk berbicara didepan orang banyak.


Ketika kamu terbiasa melakukan hal yang bikin kamu merasa tidak nyaman, lama kelamaan kamu akan memiliki mental yang kuat. Hal yang dulunya bikin kamu nggak nyaman akan menjadi hal yang biasa bagi kamu.


Kamis, 29 Oktober 2020

JADI MANUSIA SUPEL (bukan super)


Talk with everyone

Diartikel kali ini saya akan menceritakan tentang sebuah softskill yang sangat penting dalam kehidupan sosial, yaitu SUPEL atau pandai bergaul. Ada beberapa cara agar kita jadi orang yang supel, salag satunya adalah dengan belajar berani bicara dengan orang asing.

Mulai sekarang biasakan untuk ngobrol dengan siapa pun saat kamu keluar rumah, mulai dari kasir, tukang ojek dll tanpa ada maksud apa pun, tanpa ada maksud membuat mereka tertarik pada anda.

Ini akan membuat skill ngobrol kamu meningkat dan akan membuat kamu banyak mengenal karakter orang, tahu banyak pola fikir orang lain dll.

Semakin sering kamu ngobrol dengan orang asing, kamu akan sering mendapatkan keuntungan yang tidak kamu duga, rejeki, ilmu baru, pemikiran baru dll.

Sebelumnya saya mempelajari hal ini secara otodidak, karna saya heran melihat salah satu sahabat saya yang sering mengajak ngobrol orang asing, entah itu tukang parkir, tukang ojek, penjaga kios, dll sering diajak ngobrol oleh sahabat saya tersebut sehingga saya meniru sahabat saya tersebut. Hingga sekarang saya merasa berubah, saya jadi orang yang jarang diem.

Ditengah keramaian saya lebih suka cari teman ngobrol daripada main main hp nggak jelas, kecuali kalo orang disekitar sedang terlihat sibuk.

Dan hasilnya, benar-benar diluar dugaan saya. Saya jadi lebih cepat dekat dengan orang baru, saya merasa wawasan saya bertambah dan terkadang hal ini membawa suatu rejeki yang tak terduga kepada saya.

Saya masih ingat ketika tahun 2017 saya ikut tes cpns dikaltara, pada waktu ngantri masukin berkas saya iseng ngobrol dengan wanita disebelah saya, yang ternyata adalah penduduk asli disana. Dan sebulan kemudian waktu tes saya dan teman saya dapat tumpangan nginap gratis dirumahnya selama hampir 2 minggu (kebayangkan berapa uang yang akan kami keluarkan kalo kami sewa penginapan). Seumur hidup saya baru pertama kali ketemu orang sebaik keluarga mereka karna sangat baik dengan kami yang baru dikenalnya dan juga selain kami masih banyak juga orang yang juga nginap disana, sehingga saya bisa berdiskusi dan menambah kenalan baru.

Terkadang saya berbicara dengan orang karna saya penasaran dan biasanya saya mengajak bicara orang yang jauh lebih tua sehingga saya bisa mengambil ilmu dan pengalaman dari orang yang saya ajak bicara tadi,  Saya masih ingat saat saya istirahat dimesjid disuatu kota saya ngobrol dengan seorang pengusaha lebih dari satu jam. Beliau bercerita tentang pengalaman beliau bertahan menghadapi krisis ekonomi tahun 1998. Namun, pengalaman yang paling  saya ingat yaitu saat saya disebuah bandara menunggu penerbangan, saya ngobrol dengan tokoh dayak kaltim yang juga pengusaha kerajinan tangan sekaligus duta PBB. Beliau banyak bercerita tentang dunia usaha serta kegiatan beliau sebagai duta PBB. Nama beliau theodora Hangin bang, digoogle ada beberapa artikel tentang beliau. Sebelum berpisah beliau berkata kepada saya, "DARIPADA JADI PEGAWAI LEBIH BAIK MEMEGAWAIKAN ORANG". Kalimat singkat yang sangat menusuk saya saat itu, hingga hari ini kalimat ini terus saya ingat.

Berani berbicara dengan orang asing merupakan skill komunikasi yang sangat canggih dan sangat bermanfaat. Saya sudah banyak membuktikannya. Kalo saya bisa, kalian juga pasti bisa...




Senin, 19 Oktober 2020

Rahasia orang-orang keren dunia

 Self upgrade

Beberapa tahun silam, disalah satu pelatihan pengembangan diri yang pernah saya ikuti, Self upgrade adalah salah satu cara agar kita bisa jadi orang yang lebih berkualitas


Self upgrade maksudnya adalah mengembangkan diri sendiri jadi orang yang lebih baik lagi daripada diri kita sebelumnya. Self upgrade sendiri bisa terbagi dua.yaitu self upgrade tubuh agar lebih bagus dan sehat serta self upgrade otak agar punya lebih banyak skill, baik hardskill maupun soft skill.

Softskill bisa diartikan memperbanyak isi otak, contoh bisa bahasa asing, bisa public speaking dll


Hardskill bisa diartikan mempunyai skill yang bisa ditunjukkan, contohnya bisa main alat musik, bisa memperbaiki elektronik dll.


Saya sendiri sebelumnya cukup sering mengupgrade diri saya dengan materi-materi softskill seperti mengikuti kelas pengembangan diri itu, kelas leadership, ataupun motivasi, saya juga sering baca buku untuk menambah pengetahuan saya dibidang apa pun.


Karna saya merasa kurang banyak dihardskill, sekarang saya jadi memfokuskan untuk menambah hardskill pada diri saya. Saat menulis artikel ini saya sedang self upgrade dibidang desain grafis (untuk hardskill), untuk bidang ini saya tidak mengeluarkan uang sepeser pun, karna saya ikut pelatihan gratis untuk desain grafis ini. Selain itu saat ini saya juga sedang mengikuti kelas online tentang great leadership dan kelas public speaking (untuk softskill). Saya mengeluarkan lumayan banyak uang untuk dua kelas ini. Saya tidak pernah takut mengeluarkan uang untuk selfupgrade.


Prinsip dasar dari selfupgrade adalah jangan pernah lakukan self upgrade untuk terlihat keren atau agar dipuji orang lain, tetapi lakukan untuk dirimu sendiri, lakukan untuk membuat dirimu lebih baik, lakukan karna kamu mencintai dirimu sendiri, itu saja.


Entah kenapa saat hanya diam dan tidak kerjaan saya sering memikirkan tentang hal apa lagi yang ingin saya pelajari, dan ketika mencoba hal hal baru saya jadi lebih bergairah.


TERUSLAH BERKEMBANG,JANGAN PERNAH LELAH UNTUK SELF UPGRADE.


"tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat"

Rabu, 26 Februari 2020

Apa Benar Sekolah Itu Tidak Penting ?



Yupz, disalah satu video yutub deddy corbuzier, dia mengatakan bahwa "sekolah itu tidak penting, dan ijazah kita itu tidak ada gunanya".

Dimana divideo itu om deddy tidak bermaksud menyuruh kita tidak sekolah/kuliah, tapi dia berusaha membuka fikiran kita bahwa mencari ilmu itu ga cuma disekolah atau dikuliah saja.

Menurut deddy kita jangan terlalu berharap dengan sekolah/kuliah untuk meraih sukses, tapi kita harus selalu belajar apapun, kapanpun dan dimana pun.

Hal yang sesuai dengan ajaran rasulullah bahwa kita harus terus menuntut ilmu dari buaian sampai liang lahat.

Saya pribadi, walaupun saya sudah tidak sekolah lagi, saya masih terus belajar, entah itu lewat buku atau pun lewat pendidikan nonformal lainnya, seperti ditulisan saya sebelumnya yang menceritakan tentang saya kursus di BLK.

Dari dulu kalau saya kebanjarmasin, gramedia adalah salah satu tempat yang wajib saya datangi.
Membaca sudah jadi hobi saya sejak lama. Saya suka baca buku, ebook pdf, majalah, ataupun blog yang ada dinternet.
Saya suka membaca tergantung mood dan minat saya, beberapa tahun lalu saya sangat berminat dengan bacaan tentang psikologi, jadi lah saya banyak membaca buku tentang psikologi tersebut, dan saat saya sangat berminat dengan ilmu agama, jadilah saya sangat banyak baca buku agama, tapi terlepas dari genre bacaan yang gonta ganti, saya tetap terus suka membaca. Saya suka menghabiskan satu buku untuk satu bulan.

Dengan banyak membaca saya jadi lebih berkembang, saya merasa jadi lebih pede karna saya merasa lebih baik dari diri saya yang sebelumnya. Dari dulu saya sangat suka dengan hal yang berbau pengembangan diri.
Selain mengembangkan diri dengan menambah ilmu pengetahuan lewat buku, dizaman digital ini, kita bisa mudah mengakses ilmu pengetahuan, salah satunya dengan memanfaatkan yutub ataupun podcast.

Saya pribadi hampir setiap pagi mendengarkan materi-materi pengembangan diri sambil rebahan, walaupun terkadang saya bisa jadi ketiduran juga, hahaa

Sebelumnya saya juga sering ikut seminar pengembangan diri, dan saya dulu sempat beberapa kali membeli materi audio/video pengembangan diri yang harganya lumayan menguras dompet dimana materi materi tersebut masih sering saya ulang-ulang.

Pada dasarnya saya melakukan hal-hal diatas karna saya sangat menyayangi diri sata, saya ingin membuat diri saya jauh lebih baik dan jauh lebih berkembang dari saya dimasa lalu.

Dan diakhir tulisan ini saya mengakui bahwa dizaman sekarang "Sekolah itu tidak terlalu penting, tapi BELAJAR tetap merupakan hal yang sangat penting".


Rabu, 18 Desember 2019

Ada Cinta di BLK part 2





Diartikel sebelumnya saya bercerita tentang petualangan saya menemukan harta karun yang bernama "Persahabatan" di BLK.

Sekarang kami kembali kerutinitas masing masing, beberapa diantara mereka menulis status di whatsapp berupa foto rutinitas atau pun pekerjaan mereka dengan ditambahkan kalimat "kembali kepengaturan awal".

Saya pun kembali kerutinitas saya, dimana disela-sela kesibukan saya masih sering merindukan kebersamaan kami sebelumnya. Saya yakin mereka juga merasakan hal yang sama dengan saya, saya ingin berkata pada mereka untuk "jangan rindu, rindu itu berat, kamu takkan kuat, biar aku saja", tapi nyatanya saya juga tidak cukup kuat untuk menahan rindu kepada mereka, rindu saat kami tertawa bersama, rindu sapaan dari mereka, rindu makan bersama, rindu saat kami meneriakkan yel-yel dengan penuh semangat, saya sangat rindu segala hal tentang kami semua.

Dibeberapa waktu terkadang saya masih sering membuka foto atau pun video kami, saya sering tertawa sendiri melihat kenangan kami tersebut, selama pelatihan kami sangat menjunjung tinggi rasa kekeluargaan, makan bersama dan ke mesjid/mushola bersama-sama selalu kami lakukan setiap hari, dan saya yakin kami akan tetap solid dalam keadaan apa pun.

Beberapa waktu sebelum pelatihan berakhir saya sempat meminta pendapat atau persepsi mereka tentang saya. Nah ditulisan saya kali ini saya akan menulis persepsi saya tentang mereka satu persatu. Mungkin ketika mereka membaca tulisan ini, saya akan menuai beberapa protes dari mereka, tapi ini hanya penilaian saya pribadi selama satu bulan bersama, baik atau pun buruk penilaian saya, dimata saya kalian tetap sahabat terbaik untuk saya, kalian tetap salah satu part terindah dalam perjalanan hidup saya.

1. Agustina : paling muda diantara tujuh wanita dikelas, paling manja dari yang lainnya (walaupun tidak manja-manja amat), dia sempat beberapa kali curhat tentang impiannya yang ingin kuliah kedokteran dijogja hanya saja tidak disetujui orang tuanya, hal yang tentu membuatnya sangat sedih, secara pribadi saya bisa memahami perasaannya yang ingin bebas melihat dunia luar, dimana beberapa wanita kenalan saya juga ada yang mengalami hal serupa dengannya, begitu pun juga saya yang juga pernah menuliskan kata Freedom sebagai salah satu visi misi kehidupan saya. Agus orang yang tidak suka dibentak atau jika kita bicara dengan nada sedikit lebih tinggi kepadanya, sedikit saja kita membentaknya kita akan dicap pemarah olehnya, walaupun sebenarnya kita tidak bermaksud memarahinya, untungnya saya tidak pernah membentaknya jadi saya tidak dicap pemarah olehnya. Dia juga punya teriakan yang khas dan lucu, saya sering tertawa sendiri jika ingat momen saat agus berteriak, sayangnya momen penting itu tidak pernah tertangkap oleh kamera.
2. Budi : seingat saya, dia adalah orang pertama dikelas yang saya ajak ngobrol waktu diaula, dia bekerja dibawah naungan dinas sosial, pekerjaan yang saya tau cukup melelahkan dan juga cukup mulia karena banyak berjasa untuk orang-orang penerima bantuan dari dinas sosial. Dia pernah bercerita pada saya kalau dia pernah disuruh
oleh keluarga mantan pacarnya untuk segera menikahi pacarnya , tapi karna terkendala dana dia pun mundur secara perlahan saat itu. Sekarang katanya dia pengen cari pacar yang serius untuk dijadikan istri, saya harap dia bisa secepatnya menggapai hal tersebut.
3. Umay : peserta paling muda dikelas, sangat aktif meramaikan kelas, kami berdua cukup sering membuat gaduh dikelas. Dia adalah orang yang paling semangat saat kami mengucapkan yel yel kelas. Kata "ENGKOL SANAK" dan "TAMBAHE LAGI" adalah kata yang cukup sering dikeluarkannya untuk menghidupkan suasana kelas. Salah satu kejadian unik yang tidak terlupakan tentang umay adalah ketiga dia presentasi tentang cara membuka facebook, secara tidak sengaja dia menulis sandi dikolom penulisan email, sehingga sandi facebooknya bisa kami lihat dengan jelas, dimana sandinya adalah kalimat yang cukup tabu dan mesum dikalangan masyarakat +62.
4. Jaki : Dia duduk disebelah kiri saya nomor dua setelah ulan. Kami cukup sering berbicara ttg film kartun, terutama one piece dan saat kami berbicara tentang Haki dan lain lain, teman teman kami yang wanita hanya bisa bengong tidak paham akan hal yang kami obrolkan. Begitu pun saya, saat dia dan nita membicarakan tentang drama Korea saya juga hanya bisa bingung tidak paham. Film korea yang saya tau dan suka hanya City Hunter (2011), itu pun hanya karna filmnya action dan juga karna pemeran wanitanya sedikit mirip dengan salah seorang wanita yang pernah menghiasi masa lalu saya.
5. Lina : duduk disebelah kanan saya, dia sempat beberapa kali curhat kepada saya tentang permasalahan asmaranya. Saya rasa selama di BLK saya paling banyak berbuat dosa dgn dia karena saya sangat sering mengejeknya dan sebagai konsekuensinya saya harus menerima pukulan dan cubitan  darinya. Dia juga adalah pemegang rekor sebagai anggota kelas yang paling sering dapat hadiah (hukuman) akibat kalah bermain game yang dibuat oleh instruktur kami, seingat saya dari 10 permainan, hanya 2 atau 3 kali dia tidak dapat hukuman.
6. Maria : paling pendiam, jarang berbicara dengan yang lain, tapi lumayan sering bicara dengan saya yang banyak omong ini, dari dulu saya selalu mencoba mengajak bicara orang, baik yang dikenal maupun tidak, baik orang pendiam atau pun tidak akan selalu saya ajak bicara, mungkin dikelas hanya saya yang sering bicara dengan maria, walaupun itu sekedar untuk mengajak makan bersama.
7. Ihsan : persepsi pertama saya saat pertama bertemu dia adalah dia cukup pendiam, ternyata dugaan saya itu memang benar, . Dia memang jarang bicara tapi jika sekali saja dia bicara, itu adalah hal yang sangat lucu dan juga terkadang berbau mesum. Saat kami disuruh instruktur membuat materi presentasi, dia sempat ingin membahas tentang manfaat seks, berawal dari situ lah dia saya panggil "ihsan mesum". Walaupun aslinya pendiam tapi dia adalah orang yang paling aktif dichat grup, hal yang paling aneh dari dia adalah suka menghapus chat jika lama direspon, dimana awalnya saya sedikit curiga saat pertama melihat dia menghapus chat, saya fikir dia lagi mengolok-olok atau menyebut sesuatu tentang saya, tapi ternyata menghapus chat adalah salah satu keanehan dari makhluk yang mesum ini.
8. Amzad : tempat tinggalnya cukup dekat dengan saya dimana bila dia pergi atau pulang dia akan melewati tempat tinggal saya, sehingga saya sering nebeng ikut pulang dengannya. Dia salah satu peserta paling pendiam dikelas, tapi beberapa waktu lalu saat saya membuka video-video kami dikelas, saya menemukan video saat nita jadi pemimpin laporan penutup kelas, dimana disitu saya menemukan amzad yang cukup berbeda, saya cukup terkejut melihat amzad juga bisa melompat-lompat penuh semangat pas yel yel penutupan tersebut. Saya senang melihat ini, ini membuktikan bahwa dia juga bisa sangat ekspresif, mungkin seandainya pelatihan kami berlangsung 3 atau 6 bulan dia bisa saya rubah jadi orang yang gila seperti saya.
9. Ali : menurut saya dia adalah peserta yang paling santai. Kami punya hobi yang sama yaitu sepakbola, saya juga sempat beberapa kali bertanding dilapangan hijau dengan timnya. Kabar terakhir yang saya dapat bahwa ibunya baru saja operasi, entah operasi apa tapi saya harap ibunya ali bisa cepat sembuh dari penyakit yang diderita
10. Ica : bagian tersulit diartikel ini adalah sangat sulit bagi saya untuk menggambarkan sosok yang satu ini kedalam suatu tulisan karena dia sangat banyak memberi kehebohan dikelas kami, dia salah satu wanita terlucu yang pernah saya kenal, entah itu logatnya, atau pun kelakuannya sering membuat kami tertawa. Pernah suatu hari dia sakit, rasanya kelas seperti ada yang kurang. Dia  pengantin baru, lucunya suaminya cukup pendiam, jauh berbeda dengan sang istri. Mereka menikah tanpa adanya proses pacaran terlebih dulu, dari dulu saya selalu memberi nilai lebih kepada orang yang menikah tanpa pacaran, saya suka dengan konsep taaruf dan pacaran setelah menikah sehingga sejak beberapa tahun terakhir saya memutuskan untuk tidak ingin pacaran. Diawal pelatihan kami sering memanggil dia dengan sebutan bumil, padahal saat itu dia belum hamil, tapi menjelang pelatihan berakhir diketahui bahwa dia sudah dihamili oleh suaminya sendiri, mungkin ini karena perkataan kami sebelumnya menjadi doa untuknya.
11. Nita : yaa, namanya cuma N I T A, saya cukup sering berinteraksi dengan dia. Saat perkenalan pertama dia berkata kalo dia pernah mengalami depresi yang lumayan berat, saat itu saya kira dia mungkin orang yang kaku, pendiam dan mudah tersinggung, tapi ternyata dugaan saya tersebut salah besar, ternyata orang ini cukup asyik, menyenangkan dan sangat nyambung ketika kami berbicara, saya cukup tertarik dengan topik tentang depresinya dan bagaimana cara dia bangkit karena dari dulu saya sangat suka dengan hal yang berkaitan dengan psikologi manusia. Nita adalah seorang koreaholic, dia cukup banyak tau tentang negara korea, tanyakan saja padanya apa pun tentang korea dia akan menjawab panjang lebar kepada anda, hal yang aneh ketika tau kalau dia belum pernah kesana. Selama pelatihan, wanita ini cukup beruntung karena selama pelatihan dia satu satunya peserta yang tidak pernah dapat hadiah (hukuman) karna kalah bermain game yang dibuat oleh instruktur kami.
12. Madi : saat perkenalan dia sempat berkata bahwa dia sempat jadi youtuber gaming dengan 20rb subscriber, hal yang menurut saya sangat sangat keren, kalau saya tidak salah ingat, saat ini dia sedang merintis usaha dibidang pertanian atau perkebunan, saya harap usahanya bisa maju dan saya harap suatu hari nanti kami bisa berkolaborasi jika suatu saat nanti saya juga ingin merambah bisnis pertanian sepertinya.
13. Iki : selain mengikuti pelatihan dia juga bekerja disuatu apotek dari sore hingga malam, membuatnya beberapa kali pulang lebih awal, entah seperti apa cara dia menjaga kondisi tubuhnya karena diakhir pekan dia juga kuliah dan bekerja. Dikelas, iki cukup sering mengeluarkan kata-kata, apalagi kata kata rayuan untuk wanita-wanita dikelas kami.
14. Amah : sosok yang lumayan lucu ini sering hampir tertidur dikelas, entah sering begadang atau dia memang hobi tidur. Mungkin seandainya tidak ada tugas atau tidak diajak bicara oleh teman disebelahnya dia pasti sudah lebih sering tidur dikelas. Suatu waktu dia pernah saya foto saat tertidur untuk saya share digrup wa. Dia satu satunya orang dikelas yang sering lupa nama teman dikelas.
15. Ulan : nama aslinya siti purnama sari, dipanggil ulan karena purnama itu bulan, (katanya saat perkenalan pertama), duduk disebelah kiri saya, salah satu hobinya nyanyi sehingga saya sering mendengar nyanyian-nyanyiannya karna itu dia saya panggil ulan jameela. Dikelas tidak banyak yang tahu kalau dia suka makan, tiap hari tasnya penuh dengan makanan seperti roti atau pun snack, dia juga sering membawa minuman susu coklat atau pun air putih.

Seperti itulah sedikit gambaran tentang teman-teman saya. Seingat saya, sepanjang pelatihan kami tidak pernah memiliki momen sedih, yang ada hanya kegembiraan dan kebahagiaan. Sebagai yang paling tua saya harap mereka bisa  terus maju dan menggapai cita-cita mereka masing-masing, seperti saya yang juga terus berlayar menuju impian saya.

BLK adalah tempat mempersiapkan diri, kami akan melanjutkan perjalanan.



Senin, 09 Desember 2019

Ada Cinta di BLK





Sejak pertengahan agustus saya lebih banyak fokus ke usaha baru saya, membuat saya sangat jarang bersosialisasi. Tidak ada lagi futsal yang dulunya hampir tiap minggu, jarang nongkrong bersama kawan, dibeberapa komunitas saya hanya tinggal nama (tidak pernah hadir lagi), apalagi jalan jalan keluar kota adalah hal yang sangat saya rindukan. Banyak hal yang hilang dikehidupan saya dalam beberapa bulan terakhir.

Pertengahan oktober saya bertemu beberapa murid BLK (Balai Latihan Kerja) dan mereka bercerita kepada saya bahwa akhir bulan oktober akan dibuka kembali pelatihan untuk tahap selanjutnya. Kemudian saya foto brosur BLK dan saya share kegrup wa teman-teman saya, namun tidak ada tanggapan. Saya mencari teman untuk menunjang transportasi ke BLK, karna saat ini saya tidak punya kendaraan, karna suatu kejadian saya harus kehilangan motor kesayangan saya. Setelahnya akhirnya saya ketemu juga tetangga yang juga berminat masuk Pelatihan, dan jadilah kami mendaftar ke BLK.

Saat ingin mendaftar saya bingung memilih jurusan apa, setelah berfikir dan berdiskusi dengan teman saya, kami memutuskan memilih jurusan komputer. Selain karena ingin menambah ilmu dibidang komputer, saya juga ingin menambah nambah teman, dan biasanya jurusan komputer juga diisi banyak wanita. Saya memilih kelas yang ada wanitanya, karna saya kurang suka kelas yang isinya batangan semua, rasanya ada yang kurang jika teman dikelas kita hanya pria semua.

Alhamdulillah akhirnya kami lulus tes, teman saya masuk komputer dasar, sedangkan saya komputer lanjutan. Tiap kelas diisi 16 orang, dan waktu pelatihan sekitar 1 bulan. 3 hari pertama diisi diaula dan bergabung semua jurusan, saya senang karena tidak ada yang saya kenal disana, itu artinya nanti semuanya akan mengenal saya, Faturpen, orang yang suatu hari nanti akan jadi tokoh besar, pengusaha sukses (saya menulis kalimat ini dalam keadaan penuh semangat dan penuh keyakinan)

Hari keempat baru kami masuk kelas masing masing, dan disesi perkenalan diketahui bahwa saya peserta paling tua dikelas kami.

Menjadi yang lebih tua diantara mereka terkadang bisa jadi beban, karna dituntut harus jadi lebih dewasa dari yang lain.
Sayangnya saya lebih memilih jadi natural, saya tetap seperti adanya, bercanda, konyol serta sering meledek orang lain meskipun dia wanita adalah keseharian saya sana, saya tidak takut dianggap kurang dewasa karna menurut saya cara menilai kedewasaan seseorang adalah bagaimana sikapnya ketika menghadapi suatu masalah bukan melihat sikapnya ketika dalam keadaan santai.
Pukulan dan cubitan gemes adalah makanan saya sehari hari,
Saya tidak peduli apa pun fikiran org lain thd saya, saya hanya peduli pada kesenangan diri saya, selain itu berada dikelas sekitar 8 jam jika hanya diisi dengan keseriusan tentu akan membuat otak dan tubuh kita sangat lelah, oleh karena itu saya sangat sering bercanda agar suasana lebih menyenangkan dan waktu jadi tidak terasa.

Beberapa diantara mereka punya panggilan khusus dari saya, karna panggilan khusus itu bisa menjadikan kita semua lebih akrab. Dari dulu jika saya dekat dengan seseorang saya sering punya panggilan khusus supaya mudah diingat dan jadi lebih berarti. Karna ulah saya, seorang teman jadi dipanggil "mesum", selain itu seorang perempuan juga saya panggil "wanita gatel" saat dia kena alergi, banyak panggilan-panggilan khusus yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu. Tujuannya tentu agar kami lebih dekat dan tidak ada jarak antara kami semua, saya harap mereka mengerti tujuan saya ini.

Di BLK kami memiliki instruktur yang menurut saya bukan instruktur biasa, karna sepemahaman saya instruktur tugasnya hanya mengajar atau memberi ilmu, tapi Pak Joko (nama instruktur kami) selain memberi ilmu juga sering memberi masukan tentang bagaimana bersikap yang baik, beliau juga sering memotivasi kami, selain itu beliau sering menampilkan beberapa permainan untuk kami, dan setelah permainan beliau sering memberi penjelasan tentang maksud dan hikmah dari permainan tersebut. Hal yang paling saya ingat adalah saat kami membahas bahwa "kemenangan sesungguhnya adalah sebelum berperang" (mungkin hal ini akan saya bahas ditulisan saya selanjutnya)

Selain itu asisten instruktur juga sangat baik, kami sangat akrab seperti tidak ada batasan antara peserta pelatihan dan asisten instruktur.

Tepat 30 November pelatihan ini berakhir, tidak ada kata perpisahan dari kami karna kami tau kami tidak berpisah, setelah itu kami masih ada rencana untuk kumpul-kumpul kembali. Saya harap komunikasi akan terus lancar dan saya harap suatu hari nanti kita bisa lagi duduk satu meja dengan personel lengkap dan saling bercerita tentang kesuksesan masing masing.

Minggu, 17 November 2019

Saya Sekarang Lebih Idealis



Tahun ini pemerintah kembali membuka lowongan untuk cpns. Ini kembali jadi pestanya para sarjana, entah itu sarjana yang baru lulus atau yang sudah lama seperti saya.

Tahun ini saya memutuskan untuk tidak ikut berpartisipasi tes cpns. Hal yang tentunya mendapat tentangan dari keluarga saya. Beberapa teman mengira bahwa saya patah semangat, tidak pede dan tidak yakin akan lulus. Yaa, apa pun perkiraan orang, saya tetap pada pendirian saya untuk tidak ikut cpns.

Beberapa waktu lalu disebuah permainan Jawab Jujur, salah seorang bertanya kepada saya kenapa saya memilih berhenti dari pekerjaan saya sebelumnya dan lebih memilih dunia usaha yang penuh ketidakpastian. Kemudian saya mulai bercerita tentang visi kehidupan saya, tentang freedom yang pernah saya tulis diartikel saya sebelumnya. Dibagian saya bercerita bahwa "makan siang full satu keluarga adalah hal yang sangat langka dikeluarga kami, keluarga pns dan saya tidak ingin anak saya merasakan apa yang saya rasakan tersebut".
Kemudian salah satu teman wanita saya nyeletuk bahwa kehidupannya juga sedikit mirip dengan saya karna ayahnya adalah pns, jarang makan bersama dan sering ditinggal keluar kota adalah sedikit curhatnya kepada saya.

Yaa, seperti itu lah kehidupan pekerja, tidak ada yang salah dengan jadi pekerja hanya saja hal ini menurut saya kurang cocok dengan saya. Bukan itu impian saya, dan sekarang saya mulai berfikir idealis untuk fokus ke tujuan saya.

Beberapa waktu lalu juga teman saya mengajak saya untuk daftar cpns tahun ini, saya hanya menjawab dengan analogi seperti ini :
"Kapal saya sudah berlayar menuju pulau terakhir, dan saya tidak akan mengubah arah"

Yaa seperti itulah pemahaman saya bahwa pria harus benar benar memegang prinsipnya

Minggu, 21 Juli 2019

Benarkah kalau pria zaman sekarang mental tempe ?


Beberapa tahun lalu saat saya masih mahasiswa baru, waktu itu kegiatan ospek universitas, saya lupa kegiatan apa waktu itu yamg sedang dilaksanakan, dalam ruangan tiba tiba seorang wanita aneh naik keatas panggung, berbicara dengan mikrofon.

Saya juga lupa dengan apa yang dia katakan, saya hanya ingat saat dia berbicara : "lelaki zaman sekarang MENTAL TEMPE". Sontak seisi ruangan berteriak menyoraki wanita itu. Saya pun geleng geleng kepala, dalam hati saya mungkin dia frustasi atau galau karna lelaki.

Dan ketika ospek program studi, saya terkejut karna wanita itu ternyata satu prodi sama saya, dan nomor induk kami berdekatan sehingga kami sering satu kelompok tugas. Singkat cerita kami jadi berteman dekat, dan dia termasuk salah satu sahabat dekat saya dikelas, dia juga termasuk orang yang berjasa dalam pembuatan skripsi saya, thank you om (om adalah panggilan akrab kami untuknya hahaha)

Dalam kehidupan kita tentu menemui masalah, nah bagaimana sikap kita terhadap masalah yang menimpa kita ?
Ada yang galau berlebihan, putus asa, frustasi, mabuk mabukan, hingga bunuh diri.

Saya sering menemui orang seperti ini, ketika ditimpa masalah, mereka frustasi, galau, mabuk, kacau seperti tidak ada lagi semangat hidup. Saat melihat hal ini tiba-tiba saya teringat kata kata teman saya tadi kalau "lelaki zaman sekarang mental tempe".

Beberapa bulan yang lalu menchat kawan saya tersebut, dia saat ini jadi dosen di daerah jogjakarta, saya menanyakan tentang apa maksudnya tentang "mental tempe" tersebut.

Persis seperti yang saya terjemahkan kalau maksud dia dengan lelaki bermental tempe itu adalah lelaki yang menganggap masalah yang dihadapi adalah masalah terbesar didunia, orang yang sering galau, putus asa saat ditimpa masalah, gampang menyerah, suka pesimis, diremehkan dikit langsung down.

Pada postingan saya sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang pentingnya tanggung jawab saat menemui masalah, bukan malah bergalau ria. Karna pria sebagai pemimpin harus bermental baja, bukan malah bermental tempe.

"Ayahku selalu berkata padaku, laki laki tak boleh nangis, HARUS SELALU KUAT, HARUS SELALU TANGGUH, HARUS BISA JADI TAHAN BANTING" (The Lucky Laki ~ Superman)


Sabtu, 20 Juli 2019

Sudah bisakah memimpin dirimu sendiri ?

Leadership, suatu keterampilan yang sangat sangat penting untuk menunjang kesuksesan dalam berbagai lini kehidupan, terutama untuk kaum pria, karena pria terlahir sebagai pemimpin.

Banyak buku atau pun pelatihan pelatihan baik formal ataupun nonformal yang membahas tentang kepemimpinan atau leadership ini., tapi seberapa banyak peserta yang benar-benar sudah berhasil jadi pemimpin yang baik, terutama pemimpin untuk dirinya sendiri ?

Saya sendiri masih dalam tahap belajar dari beberapa buku yang saya baca atau pun dari pelatihan pengembangan diri yang pernah saya ikuti.

Salah satu pilar leadership adalah mengambil keputusan,. Namun, dalam beberapa kasus saya sering menemui orang yang tidak berani mengambil keputusan dalam hidupnya, seperti :
-Beberapa orang lebih memilih hidupnya diatur oleh orang lain, daripada mengambil keputusan yang tentunya untuk kebaikannya sendiri.
-beberapa orang terlalu banyak bertanya pendapat orang lain saat dia berada dalam beberapa pilihan, dimana dia tidak berani memilih karna takut salah.
-beberapa pemimpin suatu kelompok sering berkata  "terserah kalian" saat kelompoknya bertanya sesuatu.
-beberapa anak tidak berani berpendapat dan mangut mangut saja dengan apa pun pilihan orang tuanya yang seringkali bertentangan dengan kehendaknya.

Selain harus berani mengambil keputusan, pemimpin (khususnya pria) juga harus bisa mempertanggung jawabkan keputusan yang dia pilih.
Pada beberapa kasus saya sering menemui orang yang ketika menghadapi masalah yang padahal masalah itu ada karna keputusannya sendiri, dia lebih suka menyalahkan orang lain atas masalahnya tersebut, bahkan yang paling parah orang tersebut memilih kabur atau lari dari masalah tersebut.

Beberapa bulan yang lalu saat saya memutuskan berhenti bekerja, banyak pihak dari keluarga yang menentang keputusan saya, saat terjadi adu argumen saya pun dengan lantang mengatakan saya akan bertanggung jawab atas pilihan saya tersebut. Langkah saya selanjutnya adalah saya memulai berbisnis dan saat bisnis saya belum berhasil saya menghidupi diri saya dari tabungan yang sudah saya siapkan sebelum resign. Saya tidak langsung resign tapi mempersiapkan diri dulu berupa tabungan dan baca baca buku bisnis karna saya tau saya harus bertanggung jawab atas diri saya dan atas pilihan saya tersebut.

Pada akhirnya kesimpulan artikel ini adalah : "kamu ambil keputusan untuk dirimu sendiri, kamu harus tanggung jawab, jangan nyalah-nyalahin org apalagi lari dari masalah yang kamu dihadapi".








Minggu, 14 Juli 2019

Tujuan hidupku adalah...



Beberapa waktu yang lalu, saat saya mengikuti online course pengembangan diri, kami diberi tugas yaitu :
"tuliskan visi dan misi yang ingin kamu raih dalam hidup, dan bagaimana cara kamu meraihnya?"

Saya kemudian merenung sebentar dan kemudian menuliskan bahwa keinginan saya sejak lama adalah ingin meraih Financial freedom dan Time freedom.

Financial freedom yaitu saat saya bisa membeli apa pun yang saya inginkan tanpa saya harus melakukan penghematan. Financial freedom bisa juga diartikan dengan kekayaan. Semua orang ingin menjadi kaya, caranya bisa dengan bekerja atau pun berbisnis. Beberapa tahun terakhir saya banyak baca buku dan ikut acara tentang keuangan, investasi ,dan bisnis. Hal itu saya lakukan sebagai aksi nyata bahwa saya benar benar menginginkan financial freedom, saya tidak hanya berkhayal tapi saya benar benar melakukan aksi nyata dan saya yakin saya akan sukses.

Time freedom atau kebebasan waktu adalah saat saya bebas menggunakan waktu sesuai dengan apa yang saya inginkan. Ssya bebas melakukan apa pun dan kapan pun tanpa diganggu.
Hal ini tidak saya dapatkan saat saya bekerja. Setelah merasa cukup dengan segala pencapaian saya sebagai karyawan, saya memutuskan untuk berhenti bekerja disebuah lembaga pemerintahan setelah 4 tahun mengabdi, selain itu saya juga menolak bekerja diperusahaan dengan gaji lebih dari 2x lipat dari pekerjaan saya sebelumnya.

Keputusan yang ditentang oleh orang tua saya. Saat terjadi adu argumen saya berkata bahwa "saya adalah pemimpin atas diri saya, ini pilihan saya dan saya akan mempertanggung jawabkan pilihan saya ini".
Dan sekarang saya memutuskan untuk merintis usaha, selain itu saya juga berinvestasi di properti dan pasar saham. saya benar-benar ingin meraih freedom yang saya impikan itu.

Saya ingin time freedom karna saya ingin lebih dekat dengan keluarga saya nanti, saya ingin sering menghabiskan waktu bersama, entah itu dirumah atau liburan bersama. Kedua orang tua saya adalah PNS jadi jarang ada waktu untuk anak-anaknya, makan siang bersama full satu keluarga dalam satu meja adalah hal yang sangat langka dalam hidup saya, saya tidak ingin hal ini ada dikeluarga saya nanti. Karna itu saya lebih memilih jadi entrepreneur, menurut saya financial freedom dan time freedom jadi lebih dekat kalau saya jadi pengusaha. Saya punya target diusia 30 saya harus sudah meraih kedua hal tersebut, saya ingin bebas menghabiskan waktu bersama keluarga. Saya ingin bebas pergi liburan kemanapun dan kapanpun. Menurut saya "Lebih baik jadi org bebas daripada jadi orng penting".

Saya ingin banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, saya ingin melihat perkembangan keluarga kami. Saya ingin banyak waktu untuk memperhatikan agama anak-anak saya nanti. Saya senang dan sering terkagum ketika melihat orang tua mengajak anaknya yang masih balita untuk shalat berjamaah dimushala dekat tempat tinggal saya, dalam hati saya bergumam saya ingin melakukan seperti itu juga nantinya.

Saya ingin banyak mengunjungi tempat-tempat baru bersama keluarga saya nanti. Harapan saya dimasa depan, misal anak saya sudah besar dan diajak teman-temannya jalan-jalan kesuatu kota, dia akan berkata dengan bangga kalau dia sudah pernah kekota tersebut bersama ayah dan ibunya.

Selain dua freedom diatas saya juga pengen jadi orang yang lebih berguna untuk orang banyak, saya harap nanti saya bisa banyak mempekerjakan orang-orang disekitar saya dan bisa membantu meningkatkan taraf kehidupan mereka.

Saya ingin banyak berbuat baik, saya ingin banyak berbagi, saya ingin menjadi pemimpin keluarga dan pemimpin perusahaan yang baik.

Saya ingin pada saat saya dimakamkan nanti banyak orang yang datang, mengenang dan berbisik bahwa almarhum (saya) adalah orang yang baik dan sering membantu mereka.

Yaa itu lah visi misi kehidupan saya, sengaja saya tulis supaya tidak mudah lupa. Saya berharap semuanya bisa dicapai secepatnya.


Jumat, 28 September 2018

JANGAN MENUNGGUKU DIPUNCAK ??


JANGAN MENUNGGUKU DIPUNCAK, TAPI TEMANILAH AKU MENDAKI !

sebuah kalimat yang manis, indah, kalimat ini sering saya lihat digunakan oleh para pria, kadang untuk seorang teman dan lebih sering lagi kallimat ini digunakan para lelaki kepada para wanita.

 jangan menunggu dipuncak, tapi temanilah aku mendaki, maksud mereka adalah jangan hanya mau bersama mereka saat mereka sudah berjaya tapi bersama mereka lah saat mereka berproses.

pertanyaannya, berapa banyak pria yang tetap setia saat sudah berada dipuncak ?
saya sangat setuju dengan kalimat "JANGAN PERNAH LEPASKAN DIA YANG MENEMANIMU DALAM PROSES PENDAKIAN" karena ini tandanya kesetiaan, entah itu untuk teman atau untuk kekasih.

saya hanya kurang setuju dengan kalimat "JANGAN MENUNGGUKU DIPUNCAK, TAPI TEMANILAH AKU MENDAKI !" yang digunakan para pria kepada wanita nya agar wanitanya tetap bersamanya yang saat itu masih belum sukses. Namun dari banyak orang yang berlindung dikalalimat ini, tidak banyak juga yang benar-benar mendaki atau benar benar berproses menuju sukses. kebanyakan orang menggunakan kalimat ini hanya agar terlihat keren, dewasa atau apapun, yang mana saat ada orang yang menemani dalam proses pendakian ini mereka jadi lebih santai, bahkan bermalas malasan, dan disaat teman/wanitanya menjauh, dia cukup bilang "JANGAN MENUNGGUKU DIPUNCAK, TAPI TEMANILAH AKU MENDAKI !". tahukah anda bahwa beberapa teman wanita saya menunggu prianya samapai bertahun-tahun, dan saya lihat prianya hanya santai dan tidak benar-benar berjuang,

saya setuju dengan kalimat "JANGAN MENUNGGUKU DIPUNCAK, TAPI TEMANILAH AKU MENDAKI !" jika orang yang berkata demikian benar-benar berproses, bahkan dengan adanya teman yang setia saat dia mendaki / berproses menuju kesuksesan dia menjadi lebih giat, lebih kuat, lebih tahan banting. dan tentunya orang seperti ini lebih cepat suksesnya karena dia benar-benar action (bukan hanya berkata-kata) dan ada daya ungkit yaitu orang yang menemaninya mendaki itu ingin dibahagiakannya.

Pertanyaannya, lebih banyak mana orang yang pertama atau kedua ? orng yang hanya berkata-kata atau yang benar-benar action?

masalahnya bagaimana dengan yang tidak ada yang menemani saat berproses / mendaki ? apakah mereka tidak ada hak untuk menuju puncak ?

menurut saya, saat sendiri ada atau tidaknya yang menemani, tetaplah berproses karena ini yang namanya kemandirian, tetap lewati rintangan hingga kita menuju sukses. dan saat kita sukses tentu akan banyak yang mendekat / menemani. dan saat itu lah kita bisa memilih mana yang benar-benar untuk bersama kita..


*Artikel ini saya tulis bukan karena saya tidak setuju dengan kalimat   "JANGAN MENUNGGUKU DIPUNCAK, TAPI TEMANILAH AKU MENDAKI !", tapi saya kurang setuju dengan orang yang menggunakan kalimat tersebut (entah dalam hal bisnis ataupun dalam hal romansa) tapi bermalas-malasan, karena dari beberapa orang yang saya kenal banyak juga yang berproses saat sendiri dan akhirnya meraih sukses, dan bahkan orang yangberprosessaat sendiri ini biasanya orangnya lebih kuat dan tahan banting saat menghadapi suatu masalah.

so, sendiri atau punya teman saat berproses (mendaki) ,  tetaplah fokus pada tujuan (puncak)

Kamis, 06 Oktober 2016

SAYA DAN FILM KARTUN




Sungguh beruntung kita yang lahir generasi tahun 90an, karena disaat itu sinetron tidak sebanyak sekarang, dahulu setiap malam masih banyak film yang layak ditonton oleh anak-anak, berbeda dengan zaman sekarang, anak-anak SD tontonannya adalah sinetron percintaan, dimana banyak adegan yang tidak pantas dilihat oleh anak-anak. Bahkan zaman sekarang sudah tidak ada lagi penyanyi-penyanyi cilik, dimana anak-anak sekarang lebih banyak mendengarkan lagu percintaan dewasa.

Dimasa kecil dulu kita pasti sering menonton cerita kartun, dimana kebanyakan kartun ditayangkan pada hari minggu. Sampai sekarang saya masih suka nonton beberapa film kartun. Satu hal yang sangat saya suka dari film kartun adalah semangat pantang menyerang dari pemeran kartun  tersebut.  Bagi saya kartun adalah sebuah moodmaker yang hebat. Beberapa kartun favorit saya, detective conan, dragonball, tsubasa, lets and go, naruto,one piece dll..

Akhir-akhir ini saya lagi senang-senangnya menuntun kartun One Piece. Sebuah kartun yang bercerita tentang seorang bajak laut yang ingin menjadi seorang raja bajak laut dan pergi mencari harta karun  bernama one peice. 
Saya sedikit lambat mengenal kartun ini. Saya mulai mengenal kartun ini karena penasaran setelah teman wanita saya bercerita tentang one piece. Memang aneh jika seorang wanita suka nonton kartun, biasanya mereka nonton sinetron atau drama korea J .

Saya sangat menyukai kru bajak laut ini karena semua orang di kru tersebut selalu bersemangat. Karena saya sangat suka dengan sikap optimis. Dan satu lagi hal yang paling saya suka adalah adanya pengakuan dan kepercayaan terhadap kekuatan teman. Iya, kepercayaan ! setiap orang pasti sangat senang jika banyak orang yang percaya. Orang yang jarang diberi kepercayaan atau diremehkan bisa mengakibatkan orang tersebut jadi minder dan mentalnya lemah.

Memberi kepercayaan sendiri adalah salah satu cara terbaik untuk memotivasi orang lain, dan saya senang melihat kekompakan dari kru bajak laut dicerita one piece ini. Saya sangat mengagumi pemeran utama luffy, orang yang eksentrik,penuh semangat, konyol dan lucu. Saya kagum dengan sikap percaya diri dan keyakinannya untuk menjadi raja bajak laut., optimis adalah sikap seorang pemimpin sejati.

Tim yang hebat pasti mempunyai pemimpin yang hebat, saya percaya akan hal ini. Optimis dan rasapercaya diri yang dibawa oleh  sang pemimpin akan membuat tim juga jadi lebih optimis karena emosi itu menular. Saya pernah membaca dikitab tauhid kalau pesimis itu mendekati kekufuran. Jadi bagi yang ingin jadi pemimpin suatu kelompok jangan lupa untuk terus optimis dan percaya diri., karena  TIM YANG HEBAT PASTI MEMPUNYAI PEMIMPIN YANG HEBAT…  dan sekuat-kuatnya pasukan, pada saat kebingungan mereka akan menoleh dan menunggu perintah sang Pemimpin.

Diartikel selanjutnya saya akan menceritakan pengalaman merepotkan saya memimpin tim menaklukkan gunung tertinggi kalsel..

Sabtu, 02 April 2016

Cerita Penulisan



"Yang terucap akan lenyap, yang tercatat akan teringat…"
"Tulislah apa yang difikiranmu, mungkin tidak akan berguna sekarang, tapi suatu hari pasti akan berguna…"

Kata-kata bijak diatas memberi saya inspirasi untuk selalu mencatat hal-hal yang menurut saya penting, karena kata kata diatas saya jadi suka mencatat dan menulis, terkadang saat saya terfikir tentang sesuatu saya sering mencatatnya di buku catatan kecil atau kadang saya juga mencatatnya dihandphone.
Berawal dari catatan catatan kecil tersebut saya membuat blog ini, dimana dalam membuat blog ini tulisan-tulisan di dalamnya saya maksudkan sebagai pengingat bagi diri saya sendiri dan juga untuk berbagi manfaat  dari ide-ide saya tersebut kepada para pembaca.
Didalam menulis ada kalanya saya punya banyak ide, dan ada kalanya juga saya kehabisan ide, sehingga blog ini pun seperti mati suri. Dalam menyelesaikan sebuah tulisan saya terkadang bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan, karena saya kehabisan ide untuk membuat tulisan tersebut. Kadang saya hanya bisa membuat satu paragraf saja, kemudian beberapa bulan kemudian saya hanya bisa menambah satu paragraf saja, sehingga memakan waktu lama untuk menyelesaikan sebuah tulisan, karena saya tidak pernah memaksa  sebuah tulisan harus selesai dalam satu waktu tertentu.
Sebenarnya saat blog ini mati suri, saya masih punya  stok tulisan yang bisa diterbitkan, Cuma saya punya sedikit masalah dengan koneksi internet sehingga saya merasa malas untuk menerbitkan tulisan baru. Ditambah lagi beberapa tulisan tersebut masih belum selesai 100%. Saya seperti kehilangan semangat untuk menulis lagi, padahal di catatan saya sudah banyak tertera ide-ide cerita yang akan saya buat tulisannya, hanya saja saya seperti malas berfikir mengembangkan ide-ide tersebut jadi sebuah tulisan.
Dalam menulis sebuah tulisan, selain memerlukan ide atau tema yang akan kita bahas, saya juga perlu membayangkan sebuah peristiwa atau alur cerita dan memikirkan kata-kata yang pas agar cerita tersebut bisa dicerna dengan baik oleh pembaca.
Pada akhirnya saya hanya berharap semoga blog bermanfaat untuk saya dan untuk para pembaca. Semoga kita semua bisa berkembang jadi orang yang lebih baik lagi..Aamiin

Rabu, 27 Mei 2015

Bahaya Menulis Keluhan di Media Sosial



Disadari atau tidak, diakui atau tidak kita begitu mudah mengeluh. Kadang Kita merasa seakan-akan bahwa masalah yang saat ini kita hadapi adalah masalah terbesar di dunia. Padahal hal itu membuat diri kita selalu memancarkan energi negatif. Dimana sekarang ini orang yang selalu memancarkan energi positif sangat langka keberadaannya.

Setiap orang pasti memiliki masalah, baik pria atau pun wanita, hal ini karena kita pasti punya emosi. Tapi emosi kita tidak boleh dikendalikan oleh masalah yang kita hadapi ini. Jangan pernah mengeluh, marah, galau, menunjukkan kekesalan dan sakit hati ataupun menyalahkan orang lain. Jangan pernah melakukan hal tersebut dihadapan orang lain. (Baca postingan saya sebelumnya  “berbicara dengan tuhan”).

Dan juga jangan pernah status di facebook, twitter ataupun media sosial anda yang lain tentang masalah yang anda hadapi atau tentang betapa galaunya hidup anda, setiap orang yang membaca status anda akan jadi ilfeel pada anda karena hal ini menunjukkan kalau anda hanyalah orang lemah yang tidak bisa mengendalikan emosi.

Memang kita memiliki hak penuh untuk menggunakan dan memanfaatkan akun pribadi kita, tapi tidak kah seharusnya kita berfikir ada dampak-dampak negatif yang dihasilkan jika sering menjadikan akun pribadi sebagai tempat mengeluh. Hal ini tidak hanya akan berdampak negatif pada diri sendiri tapi juga pada orang lain.

Saya sendiri juga sering mengenal orang-orang yang suka menulis masalahnya dimedia sosial, dan saya juga (DULU) sering melakukan hal itu, setelah saya mengerti bahwa hal itu punya efek negatif saya hampir tidak pernah melakukannya lagi, terkadang saya tertawa sendiri mengingat status-status saya dulu dimedia sosial.  J

Ketika membaca status orang lain yang berisi keluhan dan sumpah serapah, terkadang saya merasa lucu dan saya tertawa melihat orang seperti ini. Hal paling saya ingat adalah saat teman wanita SMA saya menulis status di FB tentang sakit hatinya terhadap pria, hampir 30 menit dia menulis status Menyumpahi para pria dengan kata-kata yang tidak tersensor, karena merasa terganggu dan tersiggung terpaksa dia saya hapus dari daftar teman FB saya. J

Bahkan saya pernah tidak habis fikir saat membaca seorang anak menulis status menyumpahi orang tuanya.

Ketika kita mengeluh ada energi negatif yang merasuk pada otak, dan saraf akan meresponnya sehingga perasaan kita akan semakin kacau. Ketika kita menjadi badmood akan ada hal negatif lain yang  akan terjadi pada kita misalnya kita jadi malas, lebih emosional ataupun hal negatif lain yang akan memperburuk keadaan

Selain itu, Orang yang sering mengeluh akan terliht seperti orang yang tidak bersyukur dan putus asa. Orang lain akan memandang kita sebagai pribadi yang buruk karena tidak pernah bisa mengambil hikmah dan pelajaran positif akan hal yang terjadi pada dirinya. Sehingga bisa jadi satu per satu teman kita akan menjauh karena mereka menganggap kita orang yang akan membawa pengaruh negatif pada dirinya

Orang hebat adalah orang cool yang tidak pernah dikendalikan emosi

“APA YANG KITA TULIS DI MEDIA SOSIAL SECARA TIDAK LANGSUNG BISA MENJADI BAHAN PENILAIAN ORANGTERHADAP DIRI KITASENDIRI”

Orang Hebat yang Saya Kenal tidak pernah menulis masalah dan keluhan nya di status media sosialnya…!

End